TOB 3 - PROPOSAL RISET CIHUYY..

9:00 PM 0



Main Topic is Research Proposal
Untuk persyaratan masuk S2 biasanya hanya dibutuhkan motivation letter dan beberapa essay untuk tiap-tiap program. Tidak seperti S3 yang langsung membutuhkan research proposal karena di S3 tidak ada kelas tapi langsung melakukan research, sedangkan S2 ada kelas terlebih dahulu di awal semester, baru kemudian melakukan research saat membuat thesis.
Dua hal penting yang perlu diperhatikan ketika kita menyusun proposal research adalah topic dan methodology. Firstly, topic penting untuk related dengan expertise dari professor kita. Kita harus punya alasan yang bagus mengapa kita memilih topik tersebut yang dituangkan kedalam background. Apakah research tersebut akan memberikan sumbangsih yang besar pada bidang yang akan diteliti, hal ini berkaitan dengan kemanfaatannya. Secondly, methodology. Meskipun nantinya methodology yang sudah kita buat akan di define dengan professor kita, tetapi akan lebih baik lagi jika kita membuatnya dengan benar, dijabarkan dan dipenuhi oleh citation tentang methodology sebelumnya. Perlu dipertimbangkan apakah methodology yang akan kita pakai efektif ataukah tidak dan siapakah yang telah menggunakannya. Jikalau memang tidak efektif kita perlu mencari methodology lain agar hasil research-nya nanti valid.
General evaluation from mas Qi mengenai research proposal yang sudah di submit adalah introduction terlalu panjang dan normative, minim citationlink antar literatur review, problem statementnya kurang clear dan detail. Setiap problem statement harus proof-reader karena hal ini akan memudahkan kita saat membuat kesimpulan.
Beberapa permasalan yang sering timbul ketika membuat sebuah proposal research adalah kita merasa takut kalau penelitian kita terlalu sederhana. Alasan ini yang mendorong kita untuk membuat extraordinary research, tetapi hal ini kadang menyulitkan kita kedepannya. Dalam melakukan research kita juga harus memperhatikan besarnya biaya, apakah dari kantong sendiri ataukah ada badan lain yang mendanai, waktu yang diperlukan karena kita juga mempunyai limit waktu untuk menyelesaikan program S2. Jangan sampai kita focus pada research yang luar biasa tetapi kita kesulitan dalam menyelesaikannya karena terbentur biaya yang terlalu besar serta membutuhkan waktu yang terlalu lama.
How to make good research proposal?
Beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah
  1. Designing and planning a whole research project
Membuat sebuah proposal research secara keseluruhan sehingga kita tahu apa yang akan dilakukan pada waktu research. Point ini bisa dikuasai dengan banyak-banyak membaca research orang lain meskipun hanya sebatas abstract. Abstract sudah cukup menggambarkan kepada reader mengenai research mulai dari background sampai conclusion. Abstract-abstract internasional akan memberikan banyak gambaran mengenai bagaiamana sebuah research dilakukan hingga mebuahkan hasil yang valid dan memiliki manfaat.
  1. Involves choosing a researchable and significant topic
Mencari topik research yang nantinya kita memang bisa melakukan research tersebut dan yang nantinya bisa memberikan kontribusi kepada bidang ilmu yang berkaitan. Jadi research yang akan kita lakukan harus memilki manfaat untuk kehidupan.
  1. Your supervisors will advise on methodological issues
Methodology yang sudah kita buat diawal, nantinya akan dibahas kembali bersama professor kita. Mereka akan memberikan banyak masukan mengenai hal ini. Jika kita mendapatkan professor yang terkesan selalu approve dengan yang kita ajukan tanpa memberikan masukan maka kita hendaknya waspada, apakah methodology kita yakin benar atau tidak.
  1. Reading material that will help you to refine your research project (zotero, mendeley)
Banyak membaca adalah kunci untuk menguasai suatu hal, termasuk dalam membuat proposal research. Zotero dan mendeley adalah contoh aplikasi literature review yang bisa kita gunakan bahan bacaan untuk memperkaya diri mengenai research.
  1. Refine your preliminary research proposal and present for approval a more detailed proposal. Developing your topic.
Proposal yang kita buat harus detail. Issues yang kita tulis harus proof-reader. Kedetailan dalam membuat sebuah proposal research akan memudahkan dalam melakukan research dan saat penarikan kesimpulan karena disini kita harus menghasilkan sebuah conclusion yang valid.

Sesi pertanyaan
  1. Apakah ada limitation harus berapa lembar untuk thesis atau research proposal?
Proposal vary considerably in format and lenght but around 3.000 words would be desirable for proposals in the social sciences and humanities and less so far many of the experimental sciences.
Biasanya diberi range, banyak yang hanya dibuat report dan tidak dipresentasikan. Di German secara umum memberi batasan 15.000 words/ 80 pages. German sebenarnya tidak terlalu memperhatikan jumlah halaman. Tebal tidaknya halaman memberi pengaruh pada diri kita sendiri. Ketika kita menuliskan banyak kedalam sebuah research proposal, semuanya harus proof-reader. Namun, bukan berarti yang banyak lebih baik dari yang sedikit. Disini point yang penting adalah bagaimana kita menyampaikan suatu ide atau topic yang akan kita lakukan kedalam sebuah tulisan yang valid dan tersampaikan maksud dan tujuan research kita. Bagi yang ada kendala dibahasa sebaiknya kita jangan terlalu banyak halamannya yang penting apa yang kita maksud telah tersampaikan.
  1. Apakah ada selective citation yang mempengaruhi added value dari research proposal yang kita buat?
The topic chosen must be of some significance in your field of interest. In other words, the topic must be justifiably well worth researching.
Sebaiknya ambil citation dari profesor yang kita tuju.
  1. Untuk master research di German lebih mengikuti proyek atau usulan sendiri?
Professor di German biasanya sudah ada proyek tetapi mereka juga welcome terhadap ide kita sendiri.
Elaborated below are interest and feasibility.

  • It must be interesting to you
  • It must be feasible in the time alocated
  • It must fit within financial and other resource constraints
  • It must be within your competence
  • It must be sufficiently delimited
  • It must be manageable in size
  • It must have the potential to make an original contribution to knowledge or practice in the appropriate area
  • It must be able to meet all ethical, legal, and risk assessment requirements
The way of explanation is important. How to create a good explanation of research proposal?
  1. Three elements. What research is intended? Why it is being researched and how the researcher proposes to carry out the research.
  2. A good proposal is straightforward. The first words are of vital importance. The study proposes to do at the start (writen in the future tense), something like, “This study will examine...” or “This study aims to...”.
  3. A good proposal uses clear and precise language. While not meant to be a literary masterpiece what is meant in the most concise language possible.
  4. Clearly organised. It should be written in simple, logical, prosewith clear headings, and subheadings to mark out major sections.
Guidelines for creating a well developed research proposal.
  1. Research topic. Propose aims and objectives and research questions/ hypotheses.
  2. Background and context of study. How the problem or issue arise? Why is this an important area to study?
  3. Methodology. A tight fit between aims of the study and research strategy chosen must be evident.
  4. Literature review. Familairity with the relevant literature needs to be demonstrated.
  5. Proposed timeline/ milestones. A schedule indicating plans from commencement right through to submission needs to be provided.
  6. Resources needed and available. Resources needed should be listed, their availability checked and a budget proposed before beginning the project.
  7. Select bibliography or references.  

  1. Untuk literature kira-kira berapa banyak untuk limitnya?
Tidak ada limit literature. Yang terpenting adalah setiap issue yang kita tuliskan memang ada referensinya, bukan berdasarkan pemikiran sendiri yang tidak bisa dibuktikan kebenarannya.
  1. Kira-kira untuk judul research proposal yang sama seperti S1 bagaimana?
Tidak masalah jika kita mau melanjutkan research yang sudah kita lakukan pada waktu S1.
  1. Apakah boleh jika judul research proposal terlalu bombastic?
Judul yang menarik tentunya punya nilai tersendiri, namun yang tidak kalah pentingnya adalah apakah researchable, apakah sesuai kompetensi kita, dan time limitation.
  1. Bagaimana cara mengetahui seberapa kuat referensi yang kita ambil ketika dihadapkan dengan dosen pembimbing atau penguji?
Referensi yang kita gunakan dari sumber yang proof-reader.
  1. Apakah boleh mengambil jurusan yang berbeda dengan S1-nya?
Tidak masalah kalau mengambil jurusan yang berbeda dengan S1-nya. Kalau misal kasusnya adalah S1-nya bahasa inggris dan S2-nya mau ambil bisnis tidak apa-apa. Tergantung bagaimana kita menyampaikan alasan mengapa kita memilih jurusan yang berbeda.


( Ditulis kembali oleh Asih Safitri )