SIG - Digitasi

11:06 AM 0

1. Buat feature class bertipe poligon untuk menyimpan fitur bank!
- kita buka arcCatalog dan kita buka file geodatabase Mulyorejo.gdb. dan isinya seperti berikut


- kemudian kita buat fitur class baru dengan cara klik new > feature class. Kemudian isikan nama dan tipe dari fiturnya kemudian klik next



- pilih koordinatnya seperti berikut
























- kemudian klik next dan tambahkan field : nama dengan tipe data : text. Lalu klik finish























- kita lihat kembali pada Mulyorejo.gdb aka nada ZonaBisnis






2. Masukkan beberapa fitur bank yang berada di kecamatan Mulyorejo! (Minimal 5 data).
- kita buka arcmap dan kita buka file bab06-01. Sekaligus kita tambahkan data dengan klik add data dan kita masukkan ZonaBisnis dari Mulyorejo.gdb. maka akan seperti berikut



- kemudian kita bookmark pada raya mulyosari dan akan tampil seperti beikut



- kemudian kita select layer zonaBisnis dan kita non selected kan layer yang lainnya (selain ZonaBisnis). Kemudian kita klik editor toolbar dan kita klik editor > start editing > create features. Kita pilih construction toolsnya. Kita buat constructionnya dan kita beri nama pada Attributes. Sehingga hasilnya seperti berikut





3. Buat feature class bertipe titik untuk menyimpan fitur ATM.
- kita klik new > feature class pada Mulyorejo.gdb kita masukkan nama, alias, dan tipe fiturnya seperti berikut























- kemudian kita atur coordinate system ayng akan kita pilih























- klik next tiga kali dan tambahkan field beserta tipe datanya seperti berikut dan kita klik finish























- maka ATM akan ada pada Mulyorejo.gdb



4. Masukkan beberapa fitur ATM yang berada di kecamatan Mulyorejo! (Minimal 10 data).
- kita buka bab06-02.mxd. kemudian kita sisakan layer indo polyline dan kecamatan. Selain itu, kita hapus. Lalu kita tambahkan data fitur ATM dari Mulyorejo.gdb dan letakkan diatas layer yang lainnya. Kemudian kita klik editor dan start editing. Kita klik automatic machine teller dan kita pilih create features kita pilih point dan masukkan attribute datanya. Maka hasilnya seperti berikut




5. Buat file shapefile bertipe garis untuk menyimpan fitur jalan di kecamatan Mulyorejo!.
- kita buka arccatalog dan kita pilih new > shapefile dan atur seperti berikut























- tambah klik edit dan pilih add coordinate system dan pilih mulyorejo.gdb dan pilih kecamatan






















- maka jalan.shp sudah jadi



6. Masukkan beberapa fitur jalan yang berada di kecamatan Mulyorejo! (Minimal 7 data).
- kita buka file bab06-04.mxd dan kita tambahkan file Jalan.shp. kemudian kita klik editor dan klik start editor dan piih jalan. kemudian kita gambar jalan yang akan kita tandai berikut kita beri nama jalan yang telah kita gambar sebelumnya  Catatan: gunakan asumsi anda sendiri dalam pengisian data.




SIG - Geoprocessing

10:58 PM 0
A. Menggunakan data query untuk meng-extract fitur

- Dengan menggunakan aplikasi ArcMap, buka dokumen peta Bab08-01.mxd. Dokumen peta ini berisi dua buah layer, yang pertama adalah layer yang menampilkan peta jalan dan layer kedua menampilkan peta wilayah kabupaten. Keduanya untuk wilayah Jawa Timur.

- Klik menu Selection kemudian pilih Select By Attributes. Pada jendela Select by Attributes yang muncul, layer yang dipilih adalah Kabupaten.Klik-ganda pada “KABUPATEN” di kotak bagian atas. Klik tombol "=". Klik tombol "get unique values" Langkah ini akan menampilkan daftar nilai yang ada pada kolom “KABUPATEN” di tabel data atribut dari layer Kabupaten. Klik-ganda pada “BOJONEGORO” pada kotak bagian tengah. Pastikan nilai yang tertera pada kotak bagian bawah adalah ‘KABUPATEN’ = ‘BOJONEGORO’. Kemudian tekan tombol OK pada keyboard anda.

 - Anda dapat melihat bahwa garis tepi wilayah kabupaten Bojonegoro berwarna biru muda tebal yang menandakan bahwa wilayah/fitur tersebut telah terpilih.

- Pada jendela Table Of Contents, klik-kanan layer “Kabupaten”, pilih Selection kemudian klik pada Zoom to Selected Features. Masih pada jendela Table Of Contents, klik-kanan layer “Kabupaten”, pilih Data kemudian klik pada Export Data. Pada jendela Export Data yang muncul, pastikan “Selected Features” yang terpilih di kolom Export kemudian isikan lokasi dan nama untuk keluaran dari proses ekspor ini. Anda harus memastikan bahwa folder tempat penyimpanan sudah dibuat terlebih dahulu. Klik tombol OK. Kemudian klik tombol Yes untuk menambahkan peta keluaran hasil proses expor ke dokumen peta anda. 












B. Menggunakan perangkat Select Features untuk meng-extract fitur
- Atur sehingga hanya layer “Kabupaten” dan “Roads” saja yang ditampilkan, dan hanya layer “Kabupaten” yang dapat dipilih. Klik tombol (Select Features) pada toolbarTools. Pada layar peta, klik didalam fitur poligon “Jombang” untuk memilih fitur tersebut. Pada jendela Table Of Contents, klikkanan layer “Kabupaten”, pilih Data kemudian klik pada Export Data. Pada jendela Export Data yang muncul, pastikan “Selected Features” yang terpilih di kolom Export kemudian isikan lokasi dan nama untuk keluaran dari proses ekspor ini.Klik tombol OK. Kemudian klik tombol Yes untuk menambahkan peta keluaran hasil proses expor ke dokumen peta anda.









C. Memilih fitur menggunakan Select By Location
- Klik menu Selection kemudian klik Select By Location. Pada jendela Select By Location… yang muncul, aturlah seperti gambar disamping. Pengaturan seperti gambar tersebut mempunyai arti bahwa anda akan memilih fitur-fitur pada layer “Roads” yang berpotongan (intersect) dengan layer “Jombang”. Klik tombol OK.

- Klik menu Selection kemudian klik Zoom To Selected Features. Langkah ini akan memperbesar tampilan peta dan membuat fitur-fitur yang terpilih ditampilkan di tengah jendela Dataframe. Pada jendela Table Of Contents, klik-kanan layer “Roads”, pilih Data, kemudian klik Export Data. Pada jendela Export Data, atur sehingga keluaran dari proses ekspor disimpan pada file shapefile dengan nama JombangRoads.shp. Klik tombol OK, kemudian klik tombol Yes untuk menambahkan layer JombangRoads.shp ke dokumen peta anda. Matikan visibilitas dari layer “Roads” sehingga hanya fitur jalan dari layer “JombangRoads” yang tampil pada peta (lihat gambar dibawah). Pada gambar dibawah, anda dapat melihat bahwa terdapat beberapa fitur jalan pada layer “JombangRoads” yang melewati batas (“dangle”) dari kabupaten Jombang. 










D. Meng-clip fitur
- Klik menu Geoprocessing, kemudian pilih Clip. Pada jendela Clip yang muncul, pilih layer “Roads” untuk kolom Input Features. Pilih layer “Jombang” untuk kolom Clip Features. Isikan “C:\Users\student\Documents\GIS 05\Pertemuan 12\Data\JombangClippedRoads.shp” sebagai lokasi dan nama keluaran dari proses Clip pada kolom Output Features Class. Anda dapat mengganti lokasi dan nama keluaran sesuai dengan lingkungan kerja anda. Klik tombol OK. Tunggu beberapa saat sampai proses Clip selesai. Layer “JombangClippedRoads” secara otomatis akan ditambahkan pada dokumen peta anda.

- Matikan visibilitas dari layer “JombangRoads” sehingga hanya fitur jalan dari layer “JombangClippedRoads” yang tampil pada peta (lihat gambar dibawah).











E. Men-dissolve fitur
- Pada aplikasi ArcMap, buka dokumen peta Bab08-03.mxd. Pada jendela Table Of Contents, klik-kanan layer “Kabupaten” kemudian klik Open Attribute Table. Pada jendela Table yang muncul, klik-kanan pada kolom KodeNoPol kemudian pilih Sort Ascending.Anda dapat melihat bahwa terdapat beberapa fitur yang memiliki nilai pada kolom KodeNoPol yang sama. Anda akan menggunakan kolom ini untuk melakukan proses dissolve. Tutup jendela Table.

- Klik menu Geoprocessing, kemudian pilih Dissolve.Pada jendela Dissolve yang muncul, pilih layer “Kabupaten” sebagai Input Features. Isikan “E:\workspace\GIS\Data\DissolvedKabupaten.shp” sebagai lokasi dan nama keluaran dari proses Dissolve pada kolom Output Features Class. Anda dapat mengganti lokasi dan nama keluaran sesuai dengan lingkungan kerja anda. Klik checkbox disebelah kiri “KodeNoPol” untuk memilih kolom ini sebagai Dissolve_Field. Pilih “Populasi” dari daftar dropdown pada kolom Statistics Field(s). Kemudian pilih “SUM” sebagai Statistik Type untuk “Populasi” (lihat gambar). Pengaturan ini akan membuat nilai pada kolom “Populasi” dari fitur-fitur poligon dengan nilai kolom “KodeNoPol” yang sama dijumlahkan, kemudian hasilnya akan disimpan pada kolom “Populasi” di poligon baru hasil dari proses Dissolve. Klik tombol OK. Tunggu beberapa saat sampai proses dissolve selesai dan layer keluaran dari proses ini ditambahkan pada dokumen peta anda.

- Matikan visibilitas dari layer “Kabupaten” sehingga hanya layer “DissolvedKabupaten” saja yang tampil. kita dapat melihat bahwa layer “DissolvedKabupaten” memiliki jumlah poligon yang lebih sedikit namun memiliki wilayah yang lebih luas. 

- Pada jendela Table Of Contents, klik-kanan layer “DissolvedKabupaten” kemudian pilih Open Attribute Table. Tabel data atribut dari layer baru keluaran proses dissolve ini hanya memiliki 4 kolom. Selain 2 kolom “FID” dan “Shape” yang harus ada, terdapat kolom “KodeNoPol” yang merupakan kolom yang untuk proses dissolve dan kolom “SUM_POPULA” yang berisi hasil penjumlahan kolom “Populasi” dari poligon-poligon pembentuknya.








Besook Libur

Besook Libur

8:43 PM 0


Nulis lagi setelah sekian lama nggak aktif nulis, ya biar ngga jelek jelek amat tulisannya minimal nulis nggak jelas kayak gini, g usah hapus hapus langsung biarin aja ngalir.

Wennnaaakkk, besok libur, kira kira apa yang enak di lakukan selain tidur seharian, di list dulu



- Mau wisata kuliner ? tapi uang dari mana
- Mau jalan2, bensin sekarang mahal
- Jalan2 ke Gramed? mungkin
- Taman bibit mbratang? rame anak kecil dan ibu2, bahakan ada yang pacaran.
- Kenjeran? panaaasss..
- Muter2 lapangan basket? ntar dikira rang gila
- Muter2 ITS? ngapain cobak
- Mampir marina plasa, sapa tau ada hp jatuh dari langit
- Nonton film? wes bosen
- Apa lagi ya?
- Ngodingg ? yah bisa lah
- Sepedaaan ? tapi sepeda e sapa
- Bersih2 lab ? krik.. krik.. krik..
- Revisi buku TA ? tapi masa pas liburan?


Ya sudah itu list nya, moga besok bisa jadi hari yang maksimal.