Soal UAS Administrasi Manajemen Jaringan (part5)

Soal UAS Administrasi Manajemen Jaringan (part5)

8:05 PM 0


5. Sebutkan cara kerja DDNS dengan tahapan tahapannya


- Updating : diawali dengan update IP public saat ada perubahan atau saat updater melakukan update secara berkala. Proses ini akan mengirim alamat IP public baru


- Sinkronisasi : server menerima update dari devace berdasarkan nama user dan password yang dikirim saat proses pertama, server akan mencari hostname dan ip public yang lama. Setelah ditemukan dan cocok server akan memperbarui alamat IP public yang lama


- Aksesing/requesting : client laptop akan mengakses DVR aatau layanan lainnya ke hostname


- Resolving address : proses transisi dari hostname ke alamat IP Public






Soal UAS Administrasi Manajemen Jaringan (part6)

Soal UAS Administrasi Manajemen Jaringan (part6)

7:56 PM 0
6. Apa perbedaan Sistem ter Virtualisasi dengan tidak ter Virtualisasi 


dengan virtualisasi maka kita bisa,

- Memaksimalkan pemanfaatan infrakstruktur, cnth: prosesor, network chanel komunikasi

- sistem dan datanya menjadi lebih dinamis

- bisa menjalankan beberapa sistem operasi dalam satu hardware (partitioning)

- bisa mengontrol sumberdaya, lebih hemat listrik, AC, tempat (isolation)

- Mesin virtual datanya bisa di pindah dengan cepat karena masih dalam satu hardware atau mesin (encapsulation)

- hardware-independence
Soal UAS Administrasi Manajemen Jaringan (part3)

Soal UAS Administrasi Manajemen Jaringan (part3)

7:26 PM 0
3. Jelaskan perbedaan Traffic Shaping HTB dan CBQ

 
a. CBQ
- mudah dikonfigurasi
- memiliki fasilitas user interface
- mengatur pemakaian bandwidth jaringan untuk tiap user
- pemakaian bandwidth yang melebihi nilai set akan dipotong (shaping)
- dapat diatur untuk sharing dan meminjam bandwidth antar class jika diperlukan.

Pada jenis antrian CBQ, mempunyai beberapa parameter yang digunakan yaitu :
- avpkt, jumlah paket rata – rata saat pengiriman
- bandwidth , lebar bandwidth kartu ethernet biasanya 10 – 100Mbit
- rate , kecepatan rata – rata paket data saat meninggalkan qdisc, ini parameter untuk men-set bandwidth.
- cell , peningkatan paket data yang dikeluarkan ke kartu ethernet berdasarkan jumlah byte , misalnya 800 ke 808 dengan nilai cell 8.
- isolated / sharing , parameter isolated mengatur agar bandwidth tidak bisa dipinjam oleh klas (class) lain yang sama tingkatannya / sibling . Parameter sharing menunjukkan bandwidth kelas (class) bisa dipinjam oleh kelas lain.
- bounded / borrow , parameter borrow berarti kelas (class) dapat meminjam bandwidth dari klas lain, sedangkan bounded berarti sebaliknya.




b. HTB
- membatasi akses menuju ke port/IP tertentu tanpa mengganggu trafik bandwidth pengguna lain.
- mampu melakukan pembagian trafik yang lebih akurat.
- konfigurasinya lebih sedikit daripada CBQ
- lebih presisi dalam penggunaannya.
- ada fasilitas pembatasan trafik pada setiap level ataupun kl asifikasinya, sehingga bandwidth yang tidak terpakai dapat digunakan  oleh klasifikasi lain yang lebih rendah.
 
Pada antrian HTB mempunyai parameter yang menyusunnya dalam antrian yaitu :
- Rate
Parameter rate menetukan bandwidth maksimum yang bisa digunakan oleh setiap class, jika bandwidth melebihi nilai “rate” , maka paket data akan dipotong atau dijatuhkan ( drop ).
- Ceil
Parameter ceil di-set untuk menetukan peminjaman bandwidth antar class (kelas), peminjaman bandwidth dilakukan kelas paling ba wah ke kelas di atasnya. Teknik ini disebut link sharing .
- Random Early Detection (RED)
Random Early Detection atau bisa disebut Random Early Drop biasanya digunakan untuk gateway/router backbone dengan tingkat trafik yang sanga t tinggi. RED mengendalikan trafik jaringan sehingga terhindar dari kemacetan pada saat trafik tinggi berdasarkan pemantauan perubahan nilai antrian minimum dan maksimum . Jika isi antrian di bawah nilai minimum, maka mode ‘drop’ tidak berlaku, saat antrian mulai te risi hingga melebihi nilai maksimum, maka RED akan membuang (drop ) paket data secara acak sehingga kemacetan pada jaringan dapat dihindari. Pada antrian RED juga mempunyai parameter yang menyusunnya, yaitu :

        a.  Min
        Yaitu nilai rata-rata minimum antrian (queue).
       
        b.  Max
        Nilai rata-rata maksimum antrian, biasanya dua kali nilai minimum atau dengan rumus : 



Max  = bandwidth (bps)  *  latency   (s)
 

        c.  Probability
        Jumlah maksimum probabilitas penandaan paket data. Nilainya berkisar antara 0.0 sampai dengan 1.0.
       
        d.  Limit
        Batas paling atas antrian secara riil, jumlah paket data yang melewati limit pasti dibuang. Nilai limit harus lebih besar daripada ‘max’ dan dinyatakan dengan persamaan :
         

limit   =  max  +  burst

       
        e.  Burst
        Digunakan untuk menentukan kecepatan perhitungan nilai antrian mempengaruhi antrian riil ( limit ). Bisa dihitung dengan persamaan :
 

Burst  = (min+min+max)  /  3*avpkt
     

        f.  Avpkt
        Nilai rata – rata paket data/grafik yang melintasi gateway RED, sebaiknya diisi 1000.
       
        g.  Bandwidth
        Yaitu lebar bandwidth kartu Ethernet.

        h.  Ecn (Explicit Congestion Notification )
        Parameter ini memberikan fasilitas gateway RED untuk memberitahukan kepada client jika terjadi kemacetan.
      
       









       
  Soal UAS Administrasi Manajemen Jaringan (part1)

Soal UAS Administrasi Manajemen Jaringan (part1)

1:14 PM 0
1. Sebutkan tiga fungsi dari proxy

- Connection Sharing
jaringan pengguna tidak langsung bebas keluar, tetapi jaringan pengguna akan  melewati suatu gateway yang bertindak sebagai batas antara jaringan luar dan jaringan lokal

- Filtering
 melindungi jaringan local dari serangan atau gangguan yang berasal dari jaringan internet(FireWall Packet Filtering)

- Chacing
penympanan obyek-obyek yang sudah pernah diminta dari server-server di internet